Oleh:
Ustadz Abdulloh
Manusia ini diciptakan dengan tujuan beribadah kepada Allah tabaroka wa ta
ala. Dan tidak menyekutukan peribadahan kepada Allah dengan yang lainnya. Dalilnya: Qs Adz Dzariyat: 56
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ.
" Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku."
Allah tabaroka wa ta ala telah menciptakan jin dan manusia semata-mata memurnikan ibadah kepada Allah saja. Dalam kehidupan ini manusia tidak diciptakan untuk sesuatu yang sia-sia saja. Tujuan hidup manusia sudahlah sangat jelas.
Tidak sepantasnya manusia beribadah kepada pohon (memberikan sesajen), menyembelih hewan untuk selain Allah ta ala, dan perbuatan kufur lainnya. Maka Balasan Allah tabaroka wa ta ala untuk tindakan ini adalah diharamkan surga untuknya (jika sampai ajalnya tidak bertaubat).
Barang siapa memiliki keyakinan bahwa ada yang bisa memberi dan menolak madharat selain Allah tabaroka wa ta ala, maka sungguh Allah mengharamkan orang tersebut Jannah/ surga. Naudzubillahi min dzalik. Maka kita memohon kepada Allah agar dijauhkan dari perbuatan syirik.
Hukum asal ibadah adalah haram sampai ada dalil yang mewajibkan. Macam Ibadah dilihat dari keterwujudannya.
- Ibadah yang nampak: sholat, berkurban, birrul walidaini, silaturrahim.jihad fisabilillah, ta awwun dalam kebaikan.
- Ibadah yang tidak nampak (bathiniyah). Misal: mahabbah (cinta) - ulfah (kecondongan hati) dan mencintai para nabi dan rasul,mencintai rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para shahabat yang shalih, mencintai tabiin dan tabiut tabiin yang shalih, mencintai imam-imam seperti Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Hanafi, Imam Syafii, mencintai orang yang shalih, ulama, orang yang agamanya baik. COntoh lain adalah perasaan Takut (Wara') sehingga menimbulkan kehati-hatian dalam bertindak, misal takut berbuat dosa (karena akibatnya akan diazab di neraka).
Maka kita harus senantiasa berhati-hati dalam hidup ini. Allah tabaroka
wa ta ala adalah Maha pengampun, maka beristighfar atas dosa-dosa kita
dan bertaubat dengan sebenar-benarnya adalah yang bisa kita lakukan agar
Allah tabaroka wa ta ala menyelamatkan kita dan memasukkan kita ke
dalam surganya. Aamiin yaa mujibas saailiin.
sumber: http://mahadsyariah.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar