Jumat, 28 Juli 2017

Apakah obat hafalan yang lemah?

Bismillah..

Syeikh حفظه الله menjelaskan bahwa obat yg paling kuat adalah ketaqwaan. Karena apabila hati itu bersih, maka hati itu layak dan pantas mnjadi penampung ilmu. Imam Syafi' berkata: "Saya mengadu pada Waki' mengenai jeleknya hafalanku,  maka Imam Waki' mengarahkanku untuk meninggalkan maksiat,  krn ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya tidak akan masuk pada hati yang bermaksiat. 

Maka siapa yg ingin memperbagus hafalannya,  maka bertakwalah.

#Dari hal yang juga menguatkan hafalan adalah dengan 
Meninggalkan kesibukan-kesibukan, problematika yg bisa menggnggu,  karena penuntut ilmu pada umumnya bermsalah pada ingtannya, meningglkan hal yg menyibukkan adalah sebab terjaganya hafalan. 

#Memperbanyak dari murajaah,  karena seorang yang menghafal begitu cepat,  ketika berlalu beberapa waktu dia akan lupa,  tidak dikatakan lemah hafalannya,  namun seseorang itu memang butuh untuk mengulang-ulang hafalannya. Ulama berkata: "Apa yg selalu diulang2 maka itu akan menetap."

Dikatakan pula bahwa, "Barangsiapa yg membaca 500 kali,  dia tidak perlu khawatir akan hilang hafalannya. 

#Beramal dengan ilmu. Ayat atau hadits yang dihafal hendaknya diamalkan. 

#Adapun sebab yang lain sebagaimana yg dikatakan ahli kesehatan untuk mengkonsumsi makanan yang dianjurkan,  seperti meminum jahe,  mengkonsumsi madu,  kismis,  luban yang pahit. 

Syeikh Abdul Aziz Al Bura'iy حفظه الله

Tidak ada komentar:

Posting Komentar