Jumat, 25 Agustus 2017

3 Jenis Orang yang Meminta

3 Jenis Orang yang Meminta

Orang yang meminta mempunyai tiga keadaan:
1.    Diketahaui kalau dia adalah orang fakir atau membutuhkan apa yang dia minta. Maka orang ini diberikan apa yang bisa menutupi kebutuhannya.
2.    Diketahui kalau dia adalah orang kaya dan tidak membutuhkan apa yang dia minta. Maka orang seperti ini diperingatkan, dinasehati, dan tidak dipenuhi permintaannya.
3.    Tidak diketahui keadaannya dan tidak diketahui apakah dia fakir atau kaya. Maka orang ini bisa diberikan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita, diberikan sesuatu akan tetapi jumlahnya di bawah dari orang yang pertama di atas.


Semua ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:


وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ 


“Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.” (QS. Adh-Dhuhah: 10)


Juga berdasarkan firman Allah Ta’ala:


وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ 


“Dan orang-orang yang pada harta mereka ada hak yang sudah dimaklumi, untuk orang yang meminta dan yang tidak punya apa-apa.”
Dan dalam sebuah hadits yang lemah riwayat Abu Daud, “Untuk orang yang meminta walaupun dia datang dengan menunggangi kuda.”


Jika orang tersebut meminta di dalam masjid maka tidak mengapa, karena terkadang dia sangat membutuhkan dan dia tidak mempunyai waktu dan kesempatan untuk menjelaskan keadaannya kepada saudaranya kaum muslimin kecuali di dalam masjid.


[Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi, diterjemah dari www.sh-rajhe.com dalam kategori Fawaid ‘Ammah ]

http://al-atsariyyah.com/3-jenis-orang-yang-meminta.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar